http://bl1t4r.blogspot.com/2013/01/cara-membuat-efek-hujan-salju-pada-blog.html#ixzz2SQxcjW4N
BLOGGER TEMPLATES Funny Pictures

Sabtu, 04 Mei 2013

IPA Kelas 4 Semester 2

PERUBAHAN KENAMPAKAN BUMI DAN BENDA LANGIT

Standar kompetensi :
Memahami perubahan kenampakan permukaan bumi dan benda langit.
Kompetensi Dasar    :
·         Mendiskripsikan perubahan kenampakan bumi.
·         Mendiskripsikan posisi bulan dan kenampakan bumi dari hari kehari.

A.  PERUBAHAN KENAMPAKAN BUMI

         
Daratan dan lingkungan merupakan permukaan bumi yang dapat berubah. Perubahan kenampakan bumi ada yang disebabkan peristiwa alam dan ada yang karena tindakan manusia. Perubahan ini ada yang menguntungkan dan ada juga yang merugikan. Contoh penyebab perubahan kenampakan permukaan bumi adalah pengaruh pasang surut air laut dan kebakaran hutan.




1.      Pengaruh Pasang Surut Air Laut


Penyebab utama peristiwa pasang dan surut adalah gaya gravitasi bulan pada bumi. Walaupun gaya gravitasi matahari juga memengaruhi, namun pengaruhnya tidak begitu besar karena jaraknya lebih jauh daripada jarak bulan dengan bumi. Peristiwa pasang dan surut dapat dimanfaatkan oleh manusia. Contoh keuntungan adanya peristiwa pasang surut adalah sebagai sarana berlabuh dan berlayar kapal pada dermaga yang agak dangkal.

2.     Perubahan Daratan yang disebabkan Erosi

Akibat pasang surutnya air laut daratan dapat mengalami perubahan karena erosi akibat hujan dan tanah longsor.



3.     Perubahan Daratan yang di sebabkan oleh angin
Angin juga dapat merubah bentuk permukaan bumi, badai dapat mengikis daratan dan menghancurkan apa saja yang ada di permukaan bumi.



4.     Pengaruh Kebakaran Hutan

Hutan menyediakan banyak kebutuhan manusia. Misalnya, sebagai sumber air, sumber bahan bangunan, dan sumber pangan. Kebakaran adalah salah satu bencana yang terjadi karena adanya kobaran api di suatu tempat. Bencana ini dapat berakibat musnahnya harta benda dan lingkungan sekitarnya. Pada musim kemarau panjang, banyak pohon yang meranggas. Ranting dan daunnya yang kering banyak yang berguguran di tanah. Jika hal ini terjadi di suatu hutan, maka panas matahari yang terik dapat menyebabkan kebakaran. Kebakaran hutan juga dapat disebabkan oleh manusia.

B.  PERUBAHAN KENAMPAKAN LANGIT
Selain bumi, di alam semesta terdapat benda-benda langit. Kenampakan langit yang umumnya dapat diamati dari bumi adalah bintang, matahari, dan bulan. Pernahkah kamu mengamati pemandangan langit saat malam cerah?

1.         Kenampakan Bintang

 Benda langit yang banyak terlihat jelas saat langit cerah di malam hari adalah bintang. Pernahkah kamu menemui saat langit bertaburan bintang. Sebenarnya, bintang bersinar setiap saat. Namun, karena letaknya sangat jauh, lebih jauh  daripada letak matahari, maka cahaya bintang pada siang hari kalah kuat dengan cahaya matahari. Oleh karena itu, bintang tidak terlihat di siang hari. Bintang termasuk benda langit yang dapat mengeluarkan cahaya sendiri.


2.        Kenampakan Matahari

Matahari termasuk salah satu contoh bintang karena dapat menghasilkan cahaya sendiri. Matahari merupakan bola gas yang sangat panas serta berukuran sangat besar. Matahari adalah bintang yang paling terang bila dilihat dari bumi. Hal ini disebabkan jaraknya paling dekat dengan bumi. Setiap hari, kamu menyaksikan matahari terbit dan terbenam. Artinya, matahari terbit setiap hari. Matahari terbit dari arah timur dan terbenam di arah barat.

3.        Kenampakan Bulan
Saat langit cerah di malam hari (tidak hujan dan tidak berawan), ada benda langit yang tampak terang tetapi tidak seterang matahari. Benda langit tersebut adalah bulan. Sebenarnya bulan tidak me-mancarkan cahaya sendiri, bulan hanya memantulkan sebagian cahaya matahari yang diterimanya.


·         Pada kedudukan 1
Bulan terletak di antara matahari dan bumi. Akibatnya, permukaan bulan yang mendapat sinar matahari membelakangi bumi. Sehingga kita tidak dapat melihat Bulan. Kedudukan ini disebut bulan baru atau bulan muda.
Pada kedudukan 2
Separuh bagian bulan yang menghadap bumi kira-kira hanya seperempatnya yang terkena sinar matahari. Akibatnya, kita melihat bulan sabit.
Pada kedudukan 3
Bulan bergeser hingga kedudukannya terhadap matahari dan bumi membentuk sudut 90°. Sehingga bentuk bulan yang terlihat adalah setengah lingkaran. Kedudukan ini disebut bulan separuh.
Pada kedudukan 4
Dari separuh bagian bulan yang menghadap bumi kira-kira tiga perempatnya terkena sinar matahari. Akibatnya, kita melihat bulan cembung.
Pada kedudukan 5
Separuh permukaan bulan memantulkan cahaya matahari ke bumi. Akibatnya, kita melihat bulan purnama yang terjadi pada hari ke-14 atau ke-15 setiap bulan dari tahun komariah.

DAFTAR PUSTAKA
http://1003987xxx.blogspot.com/2012/11/perubahan-kenampakan-bumi-a.html
 

0 komentar: